PHP Native atau Framework ?

Pilih PHP Native atau FrameworkSaya lebih memilih menggunakan native sih, dari pada framework. Karena framework lebih terstruktur, akhirnya saya tinggalin yang native. Jujur saja, menggunakan native itu ribet banget, filenya terbagi – bagi dan membingungkan. Saya lebih memilih framework, simple. Kurang lebih seperti itulah keributan di forum – forum tentang pilihan antara menggunakan PHP native dan framework.

Pilih PHP Native atau Framework?

Sebelum lanjut, perlu kita ketahui dulu maksud dari dua istilah ini yaitu antara native dan framewok. Php native sendiri adalah struktur pemrograman web yang di bangun atas dasar bahasa pemrograman PHP yang kemudian kita bisa mengkolaborasikan dengan bahasa lainnya seperti javascript, css dan lain – lain. Sebuah aplikasi yang dibangun dengan php native berarti aplikasi yang dibangun hanya dengan menggunakan bahasa php tanpa melibatkan konfigurasi, routing dan sebagainya. Lalu framework sendiri merupakan kumpulan kode yang berisi fungsi, yang di dalamnya juga terdapat modul dan juga library, bisa di katakan sebagai kerangka siap pakai.

Lalu apa keunggulannya masing – masing? Tentunya sangat banyak ya.

PHP Native

PHP Native, berarti kita akan membuat projek mulai dari nol. Kita bangun mulai dari nol, seperti kerangka, desain dan yang lainnya. PHP Native sangat cocok bagi kamu yang single fighter, bekerja sendiri membangun sebuah aplikasi. Karena PHP Native ini akan menghasilkan ribuan file yang terpisah dan tentunya hanya kamu sendiri yang bisa memahami alurnya. Harus banyak hal – hal dasar yang perlu kamu teliti sebelum lanjut ke fungsi – fungsi berikutnya. Hasil kerja dari php native juga tak bisa di remehkan, karena terkadang pengembang juga punya ide lain untuk membuat projeknya menjadi lebih menarik.

Jadi seperti itu, cocok bagi kamu yang suka ngoding dari nol.

PHP Framework

Seperti yang sudah di jelaskan di atas, bahwa framework itu adalah kerangka kerja yang sudah siap pakai. Tugas kita adalah memanggil fungsinya saja. Menggunakan framework tentunya jauh lebih mengasyikan, karena kita tidak perlu lagi memikirkan hal – hal dasar dari bahasa PHP nya itu sendiri. Selain itu juga, file projek yang banyak akan lebih jelas dengan menggunakan framework seperti adanya bagian Controller, Model dan juga bagian View. Nah, ini kebalikan dari pengguna PHP Native. Kamu bisa dengan mudah melanjutkan projek dalam sebuah team tanpa harus bertanya fungsi dari masing – masing file projek tersebut.

Jadi yang terpenting adalah framework akan memudahkan kita saat membangun hingga perawatan projek sekalipun harus berbeda perancang.

Intinya adalah seberapa nyaman kita terhadap dua sisi ini, karena tentunya punya pengalaman sendiri – sendiri saat menggunakan native dan framework. Menurut Anda bagaimana? Pilih native atau framework ? Silahkan lontarkan pilihan kalian serta alasannya di kolom komentar ya guys.

Semoga bermanfaat dan jangan lupa share artikel ini ke sosial media Anda.

Fellix Tara

Fellix Tara

Seseorang yang memiliki ketertarikan dengan teknologi, programming, pengembangan website dan desain grafis.

Leave a Replay

Kategori

Bhintara

Bhintara adalah partner terbaik untuk bisnis Anda dalam menghadapi Era Digital yang serba teknologi. Perluas dan tingkatkan jangkauan bisnis Anda, jadikan bisnis Anda sebagai bisnis modern yang mudah dijangkau semua orang di Indonesia.

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

Recent Posts

Follow Us

Bhintara Video

Subscribe untuk info terbaru!