Kenapa registrasi sim card harus menggunakan NIK dan KK ? Caranya?

Kenapa registrasi sim card harus menggunakan NIK dan KK ? Caranya?

Seperti kita diketahui, Kominfo(Komunikasi dan Informasi) mewajibkan pengguna selular prabayar untuk mendaftarkan dengan validasi NIK(Nomor Induk Kependudukan) dan no KK(Kartu Keluarga). Kewajiban tersebut mulai dari 31 Oktober 2017 hingga paling lambat 21 Februari 2018.

Dari sisi keamanan negara juga, kata Zudan, bisa meminimalisir adanya ancaman kejahatan dengan memanfaatkan nomor seluler yang kemudian nomor tersebut dibuang atau dinonaktifkan.

Ada dua cara untuk melakukan registrasi prabayar bagi pelanggan lama dan baru ini. Masyarakat bisa melakukan sendiri dengan cara mengirim SMS ke 4444 dengan format NIK#NomorKK#. Sedangkan untuk pelanggan lama dengan format ULANG#NIK#NomorKK#.

“Dan yang paling penting untuk keamanan buat seluruh warga negara karena tugas negara itu, melindungi masyarakat,” sebutnya.

Bukan tanpa alasan pemerintah mewajibkan pelanggan seluler harus divalidasi dengan NIK dan KK. Di era digital seperti saat ini, keakuratan data diperlukan untuk mempermudah transaksi.

“Kita menuju transaksi non-cash, nanti tidak ada lagi harus nulis-nulis di kertas. Bagaimana dengan verifikasinya? Dengan NIK, semua akan berbasis NIK. Transaksi inklusi dengan NIK, kalau enggak ada di database (Dukcapil), stop dulu. Siapa dia? Pastikan semua transaksi itu aman,” tuturnya.

Facebook Comments